5 Contoh Desain Interior Rumah Klasik Modern

Rumah klasik identik dengan kesan kuno dan gaya tradisional yang sederhana. Padahal, rumah klasik sangat mungkin hadir dengan gaya yang tak ketinggalan zaman. Desain interior rumah klasik yang berada di Malang ini jadi salah satu contohnya. Lewat sentuhan mewah dan elegan, sang desainer, Michael Lauw Studio, mengusung gaya arsitektural American Classic yang dikenal mewah dan elegan.

Menyesuaikan selera terbaru, Michael Lauw sebagai arsitek memberi sentuhan yang lebih modern dan kekinian ke dalamnya. Simak rangkuman desain interor rumah klasik kekinian seperti dirangkum Arsitag berikut ini.

1. Gaya American Classic

American Classic dikenal sebagai gaya yang sederhana, tidak menggunakan terlalu banyak ukiran, memakai furnitur berukuran besar, detail-detail yang simpel, serta identik dengan warna-warna kalem dan lembut.
5 Contoh Desain Interior Rumah Klasik Modern
American Classic merupakan variasi dari gaya klasik Eropa, namun lebih fleksibel serta lebih gampang perawatannya. Hal inilah yang jadi daya tarik sebagian orang memutuskan menerapkannya pada hunian mereka.

2. Penggunaan Material Alam
Ciri khas desain interior bergaya American Classic dapat dilihat dari penggunaan bahan alam berupa marmer sebagai lantai rumah. Seluruh lantai hunian menggunakan marmer dengan motif dan warna yang sama untuk kesan alami dan nyaman.
Marmer tersohor sebagai material alam yang dingin, kuat, serta memiliki tampilan elegan. Tidak heran, material marmer jadi primadona dalam hunian ini.

3. Furnitur Super Besar

Berbeda dengan gaya minimalis atau Skandinavia yang lebih melihat fungsi dan cenderung memiliki ukuran furnitur compact, gaya American Classic mengusung konsep berbeda. Desain interior rumah klasik justru menonjolkan furnitur berukuran besar atau lebih dari ukuran standar yang bertujuan meningkatkan kesan mewah.
Hal tersebut terlihat pada pemilihan meja, kursi, hingga lampu gantung di beberapa ruangan. Semua pilihan furnitur memiliki ukuran lebih besar dari biasanya dan ampuh memberi kesan mewah tanpa melupakan fungsi utama.

4. Palet Warna Lembut
Keseluruhan ruangan dalam hunian ini memiliki palet warna lembut yang serupa dan berada dalam gradasi tone yang sama. Warna yang dominan adalah putih dan krem, dengan tambahan cokelat yang hangat pada furnitur dari material kayu.

5. Sentuhan Warna Emas

Selain penggunaan warna-warna lembut tadi, arsitek menambahkan satu sentuhan warna sangat elegan, yaitu emas. Aksen emas dihadirkan secara berulang di beberapa area hunian, mulai dari kamar tidur, ruang tamu, hingga kamar mandi.
Warna emas ini dihadirkan secara subtle atau halus, seperti pada kaki meja, tiang lampu, serta bingkai cermin di kamar mandi. Secara cermat dan hati-hati, aksen emas mampu memberi tampilan mewah yang diinginkan.